Pengertian Faximile dan Cara Kerjanya

Faximile adalah mesin yang digunakan untuk mengirim atau menerima dokumen melalui kabel atau gelombang radio.

Faximile adalah mesin fax yang fungsinya untuk mengirim dokumen dengan menggunakan perangkat yang beroperasi pada jaringan telepon. Faks juga mencakup kombinasi beberapa printer, scanner, dan telepon. Fungsi umum dari faximile adalah untuk mengirim pesan berupa gambar. Kami akan menjelaskan lebih lanjut tentang faximile di bawah ini.

Pengertian faximile

Mesin Faximile

Faximile adalah mesin yang digunakan untuk mengirim atau menerima dokumen melalui kabel atau gelombang radio. Alat ini telah digunakan sejak zaman dahulu hingga saat ini. Meskipun sekarang jarang orang menggunakan alat ini. Di masa lalu, hampir semua orang menggunakan mesin ini untuk mengirim file atau bertukar informasi satu sama lain. Hal ini dikarenakan cara atau metodenya cukup sederhana dan waktu pengirimannya juga cukup cepat.

Anda hanya perlu memasukkan nomor telepon sebagai alamat tujuan. Maka Anda hanya perlu memutuskan file mana yang akan dikirim ke nomor itu. Selain itu, kertas yang digunakan untuk mencetak dokumen dari fax harus kertas khusus. Jenis kertas ini disebut kertas termal.

Dokumen yang biasa dikirim menggunakan mesin faximile antara lain surat kabar, foto, dokumen keuangan, telegram, peta, dokumen cuaca, dan banyak lagi. Dikatakan juga bahwa mesin faximile adalah mesin fotokopi, tetapi dalam bentuk mesin fotokopi jarak jauh atau telecopier.

Cara kerjanya

cara kerja faximile

Untuk faximile pengirim, dokumen atau gambar asli akan dimasukkan ke dalam tabung silinder. Tabung tersebut memiliki perputaran antara 90 sampai dengan 360 putaran per menit. Selanjutnya, akan ada sorotan cahaya yang diarahkan ke dokumen atau gambar di dalam tabung. Sorotan cahaya tersebut akan menyusuri titik demi titik dan garis demi garis dan selanjutnya akan memantulkannya melalui sebuah lensa ke sel fotolistrik.

Sel-sel ini berperan dalam mengubah cahaya yang dipantulkan, yang intensitasnya bervariasi, menjadi arus listrik, yang intensitasnya bervariasi. Sedangkan untuk faximile penerima, arus listrik dari kabel atau sinyal radio menjadi seberkas cahaya yang akan diluncurkan pada tabung silinder yang berputar dengan kecepatan yang sama dengan tabung yang terdapat pada faximile pengirim.

Untuk menghasilkan dokumen berdasarkan dokumen yang dikirim oleh faks pengirim, berkas cahaya di mesin faks akan bergerak membaca informasi dari faks pengirim. Untuk dapat menghasilkan gambar atau foto, dibutuhkan sekitar 200 susunan garis cahaya per sentimeter. Sistem kerja mesin fax pertama kali diperkenalkan oleh seorang pembuat jam dari Skotlandia. Pada tahun 1843 ia bernama Alexander Bain.

Namun, penemuannya hanya dapat digunakan untuk mengirim file jarak pendek. Kemudian pada tahun 1902, seorang fisikawan bernama Arthur Korn mengembangkan sistem yang mampu mentransmisikan foto menggunakan fotosel selenium. Juga, pada hari-hari awalnya, mesin faks sangat besar, bahkan seperti lemari es. Namun, ukuran faks telah dikurangi dari waktu ke waktu untuk membuatnya lebih praktis dan tidak memakan banyak ruang.